Kabupaten Bojonegoro – Menjaga stabilitas keamanan bukan sekadar tugas rutin, melainkan sebuah komitmen yang memerlukan evaluasi tajam dan strategi yang terukur. Prinsip inilah yang ditekankan oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, S.H., S.I.K., M.I.K., saat memimpin rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Kamtibmas di Mapolres Bojonegoro, Senin (6/4/2026).
Rapat yang membedah perbandingan situasi keamanan antara bulan Februari dan Maret 2026 tersebut diikuti oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro secara langsung, serta seluruh Kapolsek jajaran secara virtual melalui aplikasi Zoom.
Dalam arahannya, AKBP Afrian menegaskan bahwa data perkembangan situasi di lapangan adalah “kompas” bagi Polri untuk menentukan langkah pengamanan wilayah yang lebih efektif di masa mendatang. Ia meminta seluruh jajaran tidak hanya bekerja secara teknis, tetapi juga berbasis data (data-driven).
”Kegiatan anev ini menjadi langkah penting untuk mengetahui perkembangan situasi kamtibmas serta mengevaluasi kinerja anggota di lapangan. Dengan analisa yang tepat, kami dapat menentukan strategi yang lebih efektif guna menjaga keamanan wilayah tetap kondusif,” ujar AKBP Afrian Satya Permadi.
Didampingi oleh Wakapolres Bojonegoro, Kapolres menyoroti beberapa poin krusial yang menjadi fokus utama dalam rapat tersebut:
- Analisa Tren Gangguan: Membandingkan secara detail angka kriminalitas dan gangguan ketertiban dari Februari ke Maret guna memetakan pola ancaman baru.
- Evaluasi Lapangan: Meninjau sejauh mana efektivitas personel dalam merespons aduan masyarakat dan kehadiran polisi di titik-titik rawan.
- Penguatan Strategi Adaptif: Menyusun rencana pengamanan yang lebih fleksibel terhadap dinamika sosial yang terus berkembang di wilayah hukum Bojonegoro.
Kegiatan ini merupakan bagian dari manifestasi Transformasi Polri Presisi, yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam memberikan pelayanan serta rasa aman bagi masyarakat.
Melalui evaluasi berkala yang ketat, Polres Bojonegoro berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja. Tujuannya jelas: memastikan situasi wilayah tetap terkendali, kondusif, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh warga Bojonegoro dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (*)

